dari kemarin gw ditag temen-temen gw ke sebuah website tentang spesialisasi di FK virginia..setelah iseng-iseng mencoba mengisi tentang tes spesialistik kedokteran, akhirnya gw dapet hasilnya haahha, lumayan lah setelah kesabaran mengisi 130 soal dengan intuisi saja, apa representatif ya? whatever lah, hehehe here’s the test result

1 emergency med 44
2 orthopaedic surgery 42
3 obstetrics/gynecology 42
4 neurosurgery 41
5 plastic surgery 41
6 urology 41
7 thoracic surgery 41
8 general surgery 40
9 aerospace med 38
10 radiology 38
11 cardiology 37
12 otolaryngology 36
13 anesthesiology 35
14 nuclear med 34
15 pulmonology 34
16 preventive med 34
17 occupational med 33
18 pediatrics 33
19 pathology 33
20 nephrology 33
21 gastroenterology 33
22 endocrinology 33
23 dermatology 33
24 colon & rectal surgery 32
25 infectious disease 32
26 psychiatry 32
27 neurology 31
28 ophthalmology 31
29 allergy & immunology 30
30 radiation oncology 30
31 family practice 30
32 hematology 29
33 med oncology 29
34 general internal med 27
35 physical med & rehabilitation 26
36 rheumatology 22

first try yang cukup membuat gw bersyukur, biarin ini tes-tesan, kali-kali aja sesuai dengan minat gw hehehe..
ada lima bedah di sepuluh besar,
hanya satu cabang kedokteran yang sifatnya diagnostik yaitu urologi dan radiologi, itu pula masih berbau intervensi,
hampir semua cabang penyakit dalam ada di bawah! hahaha

yah, liat aja nanti jun, klinik akan menentukan segalanya=P

yang berminat, buka web ini..

http://www.med-ed.virginia.edu/specialties/TestStructure.cfm

Iklan

Liga medika telah selesai!!! yap akhirnya salah satu kerja besar anak kedokteran UI udah selesai (meskipun masih menyisakan beberapa kerjaan doang sih.. hehe). Setelah dipikir-pikir selama 1 minggu ini – liga medika dilaksanakan dari tanggal 19-26 Juli 2008 – gw cuma tidur paling maksimal selama 4 jam tiap malem, haha, ngapain aja sih emangnya? well ada beberapa hal yang membuat gw luar biasa aktif

  1. Panitia Transport merangkap LO merangkap Humas Liga Medika
  2. Pemain MiniSoccer FKUI B
  3. LKMM wilayah 2 ISMKI (i’ll talk about this later)

Methodist’s case

haha, ini adalah awal dari kurangtidurnya gw di ligmed ini, alkisah pada suatu malam yang tenang pada tanggal 14 Juli dimana angin berembus semilir dan bulan sempurna purnama tiba-tiba datang godzilla mengamuk RAWRRR.. hape gw tiba2 meraung-raung pertanda SMS, “jun ada masalah gawat tentang liga medika, kumpul di rumah piqy sekarang juga”. abis baca, kontan langsung liat jam tangan gw, sekarang jam 12 malem, eung, ada masalah apa coba sampe sepenting ini harus kumpul dadakan? langsung lah gw kebut ke rumah piqy, dengan harapan mudah2an bukan masalah yang fatal

yep, memang bukan masalah fatal, tapi masalah luar biasa fatal! ternyata terjadi kesalahan dari oknum humas berinisial AR,kita sebut saja parjo, yang menyebabkan satu tim peserta kita yang terhormat dari sumatra utara, bakal dateng besok, luar biasa bgt dah, padahal ligmed baru mulai tanggal 19, kok mereka datengnya tanggal 15? mo nginep dimana coba? masalah diperkeruh dengan lepastangannya parjo dari masalah ini baik tanggungjawab maupun dana maupun tetekbengek lainnya meninggalkan PJ humas yang berinisial AAVPDL (buset inisial ato merek batere ini?) jungkir balik, dan juga anak transpor salto-salto mencari bus buat transpor jam 2 pagi dan tentunya juga penginapan buat mereka semua

untungnya masalah berakhir dengan hasil baik-baik saja, transpor dan penginapan mereka beres-res-res meskipun selesainya jam 3 pagi (euy, bade kudeta dimarana teh?) menyisakan mata sembap kurang tidur, gw sendiri akhirnya sama sekali gak tidur sampai jam 1 siangnya, menjemput peserta dan mengantar ke penginapannya juga.. berikut cuplikan pembicaraan via telpon dengan peserta yang berhasil gw inget..

scene: telepon 1
AAVPDL : halo..? (masih nyantai)
perempuan1 : ELO TUH YA DASAR PANITIA GAK BERTANGGUNG JAWAB.. KIUT KIUAOT KIIIYYYOORT KEUEOIUT.. BRAKK, tut tut tut..
AAVPDL : …. (terdiam, berusaha untuk sepenuhnya tersadar, jurig mana yang barusan teriak2 sama dia di telepon?)

scene: telepon 2
AAVPDL : hhhhaaallloooo? (agak ketakutan)
perempuan 2 : halo, bisa bicara dengan AAVPDL? ini AAVPDL ya? (tutur kata sopan santun)
AAVPDL : betul, dengan siapa saya bicara? (tenang karena merasa aman)
perempuan1 : ELO TUH YA DASAR PANITIA GAK BERTANGGUNG JAWAB.. KIUT KIUAOT KIIIYYYOORT KEUEOIUT.. BRAKK, tut tut tut..
AAVPDL : aduh biyung.

scene: bandara penjemputan
juno: (nah tuh kayaknya peserta yang harus gw jemput deh.. samperin ah!!! tukutukututk..)
juno: selamat siang kak, peserta liga medika bukan? (menyodorkan tangan untuk salaman)
lakilaki1: (menghembuskan sigaret yang dia hisap layaknya mafia) SELAMAT SIANG BUNG bagaimana kabar daerah kaum Republiken yang dikuasai kaum Nederlaand di Medan Area?
juno: bbbbaiikkk…

Transport harian

well, yang ini jauh lebih berat karena membutuhkan endurance dan kesabaran, total jenderal harus kerja selama 10 hari 24 jam nonstop, karena emang para peserta harus dianter jemput. gw pengen ngucapin salut dan kata-kata hebat untuk tim transpor kita yang kerja nonstop, ada gw, mogi dan evans, beneran dah kita bertiga tri mas getir luarbiasa! haha

serunya di sini, gw jadi ketemu banyak temen dari mulai syiahkuala, metodhis, andalas, sriwijaya, sultanagung, diponegoro, negeri solo, gajahmada, maranatha, UII, brawijaya, muhamadiyah malang, muslim makassar, udayana (eung, minta dianter ke pure loh mereka).. dngan logat mereka dan tentunya bahasa daerah masing-masing.

…..(di stasiun senen ngjemput anak UNS)
mas-mas1 : wah mas juno, nggak muat ini busnya gimana?
juno : yo wis, yen ora muat, sopo arep melu mobilku? (sok njowo)
mas-mas1 : lho, mas juno saget wicara jawi?
juno : nggih, saget
mas-mas1 : BLA BLA BLA (ngmong pake bahasa kromo yang gw gak tau apa bentuknya.. haha)
juno : …. (terdiam), kita ngomong pake bahasa indonesia aja ya.. hehe

Transport Artis

yak inilah salah satu kenapa gw merelakan diri gw menjadi anak transport, karena pasti akan nganter jemput artis yang main, hehe.. gw jadi kenal sama efek rumah kaca – kholil yang low profile, adrian yang entah mengapa in derilium state terus, sama akbar yang bersahaja ngejelasin album baru mereka yang dalam pengerjaan “kamar gelap”- SORE ze band – melihat semua dari anda tidak ubahnya melihat orkestra ibukota post 1960an hehe, keep up the good work- Pure Saturday!! – kang Iyo yang ternyata masih inget gw!, akang udhi dan adhi yang mirip (emang kaka adek jun), kang arief, dan ade sukses yak.. sayang kang suar ga dateng..

Last but not least, tim FKUI B minisoccer

aduh sebenernya gw gak enak bgt karena gw sebagai anggota tim harusnya bisa memposisikan diri gw sebagai pemain sepenuhnya yang harus istirahat dan fit pada waktu pertandingan,, tapi ternyata gw justru gagal konsisten dan malah membuat blunder-blunder gak penting tapi berakibat fatal,, maafin gw ya,, terutama untuk insiden salah pergantian pemain itu, gw minta maaf banget ta.. hiks,, aniway gak pa pa,, tim FKUI A ternyata berhasil lolos ke semifinal!! ihiy

teman-teman, bahwa belajar itu adalah sebuah proses seumur hidup yang harus dilakukan tanpa rasa tertekan. Bagaimana untuk menilai progress pembelajaran tersebut? leluhur kita berhasil menemukan sebuah metode yang singkat praktis namun jitu yaitu melakukan penilaian dalam range angka atau huruf. Proses tersebut berjalan terus menerus selama beratus-ratus tahun lamanya, dan selalu menuai pro dan kontra terutama dalam hal UJIAN!.

beberapa kakak kelas dan guru yang bijak bestari selalu senantiasa mengingatkan bahwa kita harus selalu berusaha agar tidak terperosok dalam jurang bernama HER atawa berusahalah semaksimal mungkin untuk lulus!!!!!!!!! dahulu waktu masih di dunia SMA gw juga berkutat dalam persekolahan dan KBM sekolah. Masih inget banget bagaimana gw berjuang mati2an untuk lulus ujian biologi dari nilai 23, 18, 31, hingga mencapai batas lulus 75.

Nah sekarang setelah sekian lama gw jatuh bangun seperti di SMA, gw mau membuat sebuah pengumuman cukup penting, bahwasanya setelah 2 tahun kuliah di fakultas tertua di Indonesia ini saya baru saja mengalami sebuah kejadian penting yang amat sangat menekan jiwa ini. NILAI SUMATIF 1 gw

E!

whatdefak

kata orang sih jadi dokter itu mulia karena banyak bisa menaikkan nilai di depan calon mertua menolong orang dan segembreng sifat malaikat lainnya. karena itubanyak orang jadi mati-matian saling baku bunuh di umb/snmptn buat masuk fakultas berkode 220142 ini atau kode-kode lainnya hehe (eits, tanpa mendiskreditkan fakultas lain nih bu.. hehe). masuknya susah, otomatis keluarnya lebih susah, percaya ga sama algoritma ini? tadinya gw gak percaya karena menurut gw sebego-begonya gw, sesalto-saltonya gw di kedokteran, pasti tetep aja gw survive sampai akhirnya gw masuk di kelas kkd – kelas keterampilan klinik dasar anamnesis.

anamnesis – merasa asing dengan istilah ini, tenang gw artiin, adalah metode wawancara khas dokter untuk mengetahui informasi klinis pasien. Katanya 80% diagnosis dapat ditegakkan dari anamnesis – katanya sih. hehe tapi yang kudu wajib ain lw tau, ngomong anamnesis gak semudah ngelakuinnya, gw bener2 ngerasa kombinasi ilmu kedokteran yang gw pelajari dengan ilmu komunikasi interpersonal ternyata sulit dilaksanakan bersamaan!!!!! jadi akhirnya gak jarang pas gw ketemu op, bukannya nanya malah cengengesan hehe,

udah ada 5 kelas kkd anamnesis yang gw ambil dan semuanya itu membuat gw merasa makin bego haha, dari dasar anamnesis – yang mengharuskan lo membuat pasien bisa dikorek sedalem2nya, alloanamnesis – bagaimana menganamnesis pasien yang tidak bisa berdiri sendiri seperti anak-anak, lansia, korban koma, dsb, hingga anamnesis disiplin ilmu. dan semuanya gw jalanin dengan cengengesan karena baik dari keterampilan ngomong sama pengetahuan di otak buat anamnesis sama-sama tekor.. hha

jadi beginilah, baru saja tadi siang gw dapet kelas anamnesis keenam – yang sangat melelahkan. topik kali ini adalah anamnesis ginjal! anjrit yang ngajar ternyata dr. parlindungan, sp.pd-kgh! mampus lah gw, pas kuliah dia gw tidurr tidurr tidurr gara2 nonton euro2008,, dan sialnya ternjata gw dapet giliran pertama pula, makin keringet dingin segede2 jagung keluar dari muka gw!

“ayo dek! cepetan” – kenapa semua dokter memperlakukan mahasiswanya seperti junior? ah gak tau ah.. hehe, dengan langkah gontai gw menuju kursi panas,,, masuklah op pertama yang membawa anak kecil (pura-puranya). “masuk pak, silakan saya juno, dengan bapak siapa? sendiri aja datengnya? hoo, ada si kecil ya? adek rumahnya dimana? udah kelas berapa?” begitulah pertanyaan basa-basi yang udah gw apalin templatenya=D gw repet gak make rem haha, abis si pasien gw suruh duduk mulailah anamnesis tersampah ini..

juno : jadi ada apa nih pak dateng? (mencoba menanyakan keluhan utama)
bapak-bapak op (B) : begini dok, anak saya kencingnya merah.
J : oh iya yah, sudah sejak berapa lama?
B : sudah sejak sehari yang lalu..
(mulai mentok…)
J : hmm,, begitu ya, kencingnya bisa dijelaskan lagi pak seperti apa?
B : ya merah dok, gimana sih kan tadi saya udah bilang.
(mulai stress.. aargh)
J : begini, apakah kencingnya lancar? bernanah? sakit? ada batunya? ada gumpalan-gumpalan darah?
B : gak ada kok dok cuma merah doang
J : oh bgitu ya pak, apa ada keluhan lain pak
B : iya apa ya? kurang ngerti ya dok, tapi yang jelas anak saya sakit..
J : (!$&@!#), maksudnya mungkin ada demam atau tidak?
B : oh kalo demam sih ada dok, 2 minggu yang lalu
J : demamnya gimana pak? bisa dijelaskan?
B : demam ya panas lah dok!
(mulai menyiapkan pisau bedah untuk ditancepin ke muke nih pasien!)
J : maksudnya apakah demamnya naik turun, lama, diobati?
B : demamnya ga tinggi-tinggi amat koq, tapi udah sembuh ndiri kok 3 harian lah.
J : waktu sakit itu apa demam aja atau ada batuk-batuk juga?
B : ga ada sih dok, cuma agak sakit tenggorokan aja gak sampe batuk
J : sakit menelan mungkin ya pak (mencoba meyakinkan..)
B : ya begitulah.
J : terus diobatinya gimana?
B : ya sempet juga sih saya bawa ke puskesmas, dapet obat gak jelas apaan
J : (hmm, pasti obat pasar itu lagi), loh katanya sembuh sendiri.
B : iya sembuh ndiri, abisnya diminum obatnya gak sembuh dalem 2 hari, ya saya minumin aja air daun pepaya sama dikerok pake bawang..
J : (hoo.. kayaknya poststreptococcal glomerulonefritis, nih hohoho)
B : knapa dok senyum-senyum sendiri?
J : ah nggak kok, (padahal udah sumringah berhasil mendiagnosis) kalo di keluarga ada yang sakit seperti ini gak?
B : gak ada dok, emangnya ini menular ya? jangan2 anak saya ha i pe eids ya dok?
(mulai tertekan.. yaoloh, masa hiv?)
J : enggak koq, saya cuma mau memastikan saja.. ada yang sakit seker (bahasa belanda zuicker: bahasa indonesia: gula, bahasa inggris : sugar, bahasa kedokteran :diabetes mellitus, emang lidah indo ngawur semua!!!) ato darahtinggi ga?
B : kalo seker ama darah tinggi nggak ada, tapi istri saya pernah sakit kencing batu (alias urolitiasis, baca: bukan batu kerikil keluar dari ujung anu anda, tenang saja, gw sendiri juga ngilu ngebayangin kerikil keluar bgitu saja.. haghag)
J : oh udah sembuh tapi kan pak? iya
B : udah kok, jadi gimana dok? nular ga? hiv ya?
J : ah tenang aja nggak kok… (selesai)

“jadi gimana dek?” tanya si dokter.. gw dengan santai ngejawab, ini kayaknya poststreptococcal glomerulonefritis dok (dengan perasaan menang..) “oh begitu ya dek?” yap… gw kirain setelah ini gw bakal diperbolehkan duduk tanpa dikomentarin panjang.. gini nih kira2 pola berpikir gw dalam menegakkan diagnosis,tapi sayang yang gw pikirkan ternyata salah besarrr!!!!! tiba2 langsung gw direpet dengan pertanyaan gilak…

dokter parlindungan (P) : kamu udah membuat diagnosis banding?
juno (J) : (dengan bangga,,) udah
P : kenapa hanya di satu sistem saja?
J : emmmm, kan ini kkd anamnesis ginjal dok.. hehe(cengengesan)
P : kamu kira infeksi streptococcus cuma di faring saja?
J : emmm…. bisa di tempat lain ya dok emangnya?
P : riwayat oedema udah ditanyain?
J : (cengo’..)
P : riwayat penyakit kulit?
J : (diem..)
P : kok dari tadi diem dek? ga nanyain?
J : (mingkem..)
P : riwayat hematuria?
J : tadi udah dok, apa yang terjadi dengan hematurianya..
P : menurut kamu sumber perdarahan dari mana?
J : darrrri ginjal, (astaga gak yakin gini gw..)
P : emangnya beda perdarahan di ginjal sama traktus urinarius apa?
J : (mingkem..)
P : apa sudah terjadi hipertensi ginjal?
J : (aaarrgh,,, mulai mencakar2…)
P : saya rasa kamu harus belajar lagi deh dek,, kalo nggak kamu gak akan bisa jadi dokter..

begitulah kkd yang seharusnya sederhana namun begitu menekan jiwa.. hoho