menuju timur indonesia

Desember 22, 2012

akhirnya sempat juga nulisin catatan perjalanan ke papua! hehe, padahal perginya akhir oktober, nulisnya baru sekarang. maklum sibuk *nyengir*

sebenernya ga ada rencana akan bepergian atau diniatkan travelling kemanapun di akhir masa internship ini, hanya sepintas doa anak kecil yang ingin melihat timur negaranya sendiri. kesempatan lalu datang dari pintu yang ga pernah gue duga, dari senior yang menawarkan kerja lepas di wilayah tepi republik, lalu voila! saya berada di merauke:)

saya bertugas utama di merauke (papua: maraoka), tapi sempat singgah di jayapura sebelumnya (bld: hollandia). ada ketakjuban ketika roda pesawat menyentuh tanah papua kemarin, karena saya melakukan apa yang belum kebanyakan teman saya lakukan. beragam pratinjau tokh akhirnya muncul di benak dari koteka dan keterbelakangan – dan semua itu itu pun segera terjawab.

jayapura: aan de humboldt

jayapura adalah kota kemenangan itu sendiri. kota yang memeluk mesra teluk humboldt dengan lengannya yang berundak hijau. saya sempat mengira jayapura kecil, hanya sebesar pekalongan atau surakarta paling tidak. nyatanya salah – jayapura adalah kejayaan yang membentang pada setiap jengkal distriknya, pantainya, bukitnya.

anjing liar di jalanan? kami punya babi!

anjing liar di jalanan? kami punya babi!

paling belakang di taksi abepura

courtesy of jayapurakota.go.id

tepi sentani

di sini moda transportasi utama adalah taksi. bukan taksi privat, karena taksi adalah nama lokal untuk angkot mengarungi distrik-distrik jayapura, dari sentani, abepura, wamea, hingga jayapura itu sendiri. selain itu, yep mobil double gardan merajai, karena medannya memang berbukit-bukit. jangan lupa ada sebuah pulau kecil bernama pulau enggros yang dihuni dan tentunya harus menggunakan perahu untuk mencapainya.

downtown jayapura kecil! tapi cukup besar untuk merepresentasikan kebesaran kota ini. dari jajanan pasar, mall (yep, sagu mall), taman kota, pasar, dan yang paling penting coffee stall. papua adalah rumah dari tiga rumpun kopi utama khas indonesia: nabire, merauke, dan wamena – yang terakhir yang paling terkenal. agak miris karena hanya ada 3 coffee stall lokal, itu pun kurang ramai karena kultur ngopi sore tidak sekuat kota timur lain, katakanlah ambon, padahal mereka punya kopi tuan rumah!

pagar belakang = bukit. your argument is invalid

pagar belakang = tebing. your argument is invalid

bukan pasar mama-mama (muda) jun, bukan ( ._.)/

bukan pasar mama-mama (muda) jun, bukan ( ._.)/

penjual merah

penjual merah

jajan sore hari

jajan sore hari

sekitar taman jos soedarso

kfc-gelael: sekitar taman jos soedarso

courtesy of jayapurakota.go.id

jayapura malam hari, diambil dari bukit jarremon ­čÖé

merauke: merebut kembali irian

hal pertama yang gue lakukan begitu mendarat di bandara mopah adalah sujud di tanah merauke. gila, kesampean juga gue di ujung Indonesia! merauke mungkin tidak segemerlap jayapura, tapi yang jelas merauke saja cukup membalikkan anggapan saya tentang kota yang kelihatannya tertinggal ini. sejelek-jeleknya kota ini, swiss bel-hotel udah ada! buahahaha

ada banyak yang bisa dilihat di sini, termasuk peringatan perebutan irian barat. lingkaran brawijaya, saung abah (ini bukan di bandung, tapi ada saung disini ‘–“). sayang perkiraan gue meleset, tanah merah terlalu jauh dari merauke (20 jam perjalanan), pun juga sota-kota perbatasan dengan png (4 jam perjalanan) padahal gue mimpi banget bisa ke sana.

kalau kamu ke merauke, ada hidangan wajib yang harus kamu santap, apalagi kalau bukan daging rusa! dari dendeng hingga sate. gimana cara mendapatkannya? berburu jenderal! kalian harus minjem mobil sekelas strada, punya senapan tajam, dan bibit pinang sebagai izin ke semesta untuk mengambil kekayaannya:) selain rusa, merauke juga terkenal dengan kerajinan kulit buaya. jadi selalu ada alasan untuk kembali ke kota ini:)

satu hati satu tujuan

izakod kai, izakod bekai

puskesmas rimba jaya

puskesmas rimba jaya

rsud merauke

mejeng depan rsud merauke

kerajinan kulit badjingan

kerajinan kulit badjingan

penghubung distrik merauke dengan distrik transmigrasi

jembatan wali-wali, di atas maro

courtesy of luvlyly4.wordpress.com

tugu kembar sabang-merauke

epiloog

5 hari tidak akan cukup, apalagi untuk perjalanan dinas. masih banyak pantai-pantai perawan dan pemandangan hijau gunung yang mengundang untuk membasuh mata kita dari debu jakarta. bahkan saya belum sempat ke perbatasan png-indonesia, dan tugu mac-arthur yang jadi wajib-kunjung jayapura atau ikut berburu rusa ­čśŽ

buat kalian yang ingin bepergian ke papua, kalian tidak akan menyesal. setiap sen rupiah bermakna! gausah takut malaria karena dengan mosquito repellant dan baygon udah cukup terlindungi! gausah takut sinyal susah karena di kota besar layanan operator cukup bagus. gausah takut makan karena makanan halal dimana-mana! nikmati (dan syukur-syukur ikut membangun) dan syukuri kebesaran Tuhan di tanah ini:)

tugu pendaratan lb moerdani

salute!

eindejaarepiloog

Januari 8, 2012

“mungkin juni emang bukan bulan lo, seperti halnya mei bukan bulan gw”

(arh, 2011)

tadinya ucapan itu hanya gw anggap hiburan semata sahabat gw tentang misfortune yang kebetulan menimpa masing-masing kira di bulan tersebut. ternyata lebih dari itu. 2011 adalah tahun yang memorable, meskipun bukan termasuk tahun yang menyenangkan, malah cenderung penuh drama dan celoteh-celotehan galau. ada banyak yang terjadi di taun 2011, sebagian akan gue ceritakan.

taun ini pendidikan gw diselingi dengan jatuh bangun mengurus pelantikan lulusan dokter. dari mulai mengetuai seminar bidan day yang notabene berhubungan dengan bidan-bidan judes, mahasiswa akbid-akbid dan juga departemen paling rempong se-fkui-rscm, dan ikut mbantuin seminar symcard untuk nyari dana pelantikan lulusan dokter. thanks tim racun bidan day, dan symcard, we all have been in a great team.

taun ini juga gw  memimpin salah satu divisi pld paling kontroversial dari semua divisi, divisi hubungan masyarakat. yep, divisi yang kerjanya ga keliatan, kalo bener gaada yang tahu tapi kalo ada yang salah, idung kita yang ditunjuk pertama. kerjaan divisi yang lebih mirip blackops utk lobi-lobi rahasia, dan mempercepat dokumen dalam birokrasi. dari pujian dan terima kasih orang-orang yang tau persis kerjaan kami hingga umpatan dan omongan dibelakang yang merasa dirugikan, terima kasih gw ucapkan. khususnya abhirama, fahreza, paul, gregorius yang selalu menjadi lingkar inti keputusan-keputusan humas, baik itu keputusan populer maupun keputusan sulit, brofist all . trims juga untuk david, joseph, ferdi, yoshua, suria, handoyo, steven, dan (alm) W (kita semua membawa mimpi dan cita-cita lo W!) yang tanpa mereka mungkin ukdi, str, dan internship @fkui2006 entah apa nasibnya.

taun ini gue mewujudkan dua resolusi awal taun gue, dengan sukses apply untuk stase elektif di belanda sekaligus ngewujudin mimpi backpacking euro gue. groningen adalah titik balik gue dan disana banyak keputusan besar yang gue renungkan. dari amsterdam, berlijn, praha, bratislava, budapest, ljublana, milan, barcelona sampe mele, ummy, darrell, ami, eva, lora, mbah yono trims untuk 2 minggu berharga di eropa!

taun ini gw lulus sebagai dokter setelah jungkir balik lima taun di sekolah kedokteran, ujian-ujian yang bikin begadang dari mulai ujian, paper tiada akhir yang berbuku-buku, hingga shift jaga malam yang lebih sering bikin tidur berdiri. i owe you all the roller coaster this 5 years lately, @fkui2006, civitas, senat mahasiswa, tim bola fkui, semuanya. terima kasih ayah bunda, akhirnya kita punya dokter di hadinoto dan dwidjosoesastro!

taun ini gue putus, entah kenapa ini menginduksi semua sahabat-sahabat gue. agak pahit, tapi tokh ada yang pelajaran yang bisa dipetik dan besok tokh selalu ada hari yang datang untuk harus dimenangkan. don’t know what future holds, jadi mari kita nikmati masa-masa early life crisis masing2. have a blastin year ahead mate, and enjoy the ballads. terima kasih untuk semuanya koala malas.

dan salutasi yang paling terakhir di 2011 gue berikan untuk geng kopi sore mas ais, beki, kuple, nosa. dari mulai petualangan, jalan-jalan pantai, naik gunung yang disponsori wrangler dan avtech, rally foto yang tidak terhitung, perjamuan kudus, i lost counting, ga ngerti lagi apa jadinya taun 2011 kalo ga ada kalian.

gue ga tau apa yang akan terjadi di taun 2012 ini, bahkan belum sempat menyusun the so called resolusi 2012.. apapun itu, semuanya udah ditutup disini, selamat datang taun yang ditunggu-tunggu,semoga taun ini menjadi taun yang menyenangkan untuk dijalani:))

***

igd rsd kab bekasi, 31 desember 2011

a brief eurotrip tips

Oktober 21, 2011

oke. gw yakin para pencinta travelling di indonesia sudah cukup sering membaca buku-buku travelling yang pernah ditulis oleh senior kita seperti mbak (atau tante?? hehe) trinity naked traveller, noneSee couchsurfing, atau marina silvia 6bulan 1000 dolar – no male traveller? that somehow tickles jadi sebenernya tips/guide yang gue tulis gaakan ada apa-apanya dibanding mereka. tapi bagaimanapun laporan pandangan mata selalu unik dan menarik bukan? silaken disimak sedikit pengamatan travelling saya

tentang bawaan: koper vs ransel

travelling atau backpacking tidak harus selalu memakai backpack/carrier segede-gede gaban yang ngeliatnya aja udah bikin pundak pegel. yang perlu kita perhatikan dalam travelling adalah, kita aware dan tepat guna dengan apa yang kita bawa. ga kebanyakan bawa baju (apalagi sepatu), karena ga semuanya kita pakai, apalagi bawa barang-barang yang gaada hubungannya sama travelling kita.

dalam banyak kesempatan gue lebih suka travelling menggunakan ransel daripada koper. bukan biar keliatan keren kayak backpackers, tapi karena “value for money”-nya. memakai ransel berarti olahraga gratis, harganya lebih murah, mobilitas lebih tinggi, dan, yang lebih penting, ga perlu bayar bayar biaya bagasi di budget airline eropa (bisa sampai 25 euro per rit! ).

gue punya 3 ransel, untuk 3 kepentingan berbeda, ransel 20 L, carrier consina 40 L, dan carrier avtech boogaboo 80 L. gue lebih banyak memakai yang nomer 2 karena ukurannya yang just perfect dan paling memenuhi kriteria value for money di atas, itu juga ransel yang gue pake di eurotrip 2011 kemarin. yang pertama gue pake untuk harian ke kampus, sedangkan yang terakhir lebih utk kepentingan hiking. so choose your gear right =)

bratislava

travelling with my 40 L carrier. taken in front of possonium hostel, bratislava, trip day 7

tentang makanan: bisa masak itu anugrah!

banyak yang menilai kemampuan memasak itu bagi laki-laki adalah kemampuan banci, dan bagi perempuan adalah keahlian ibu-ibu yang ntaran aja belajarnya (menyedihkan memang perspektif generasi gue *hiks). padahal kalo dipikir-pikir kmampuan ini menawarkan banyak keuntungan, selain banyak masakan gosong karya sendiri, bagi kita semua

bukan apa-apa! harga satu meal di eropa sekitar 12 euro di restoran reguler, 7 euro di restoran cepat saji, dan sialnya disana ga ada warteg ataupun warung padang! terlebih lagi setiap hostel di eropa mempunyai dapur super lengkap yang sayang kalo ga dimanfaatin.  harga sekantong roti (yang tebelnya kayak gabus), daging fillet, dan telor setengah lusin harganya ga lebih dari 3 euro, dan bisa jadi 6 tangkup sandwich. bargain? pastinya!

waktu makan adalah waktu dimana hampir semua traveller berkumpul di dapur untuk masak, dan bisa memasak adalah atraksi menyenangkan untuk berbagi kebudayaan dengan sesama traveller lain. gue sering dapet makan malam gratis dari sini hehe, kapan waktu salad tuna + red wine dari baptiste, atau mexican mashed potato dari garrido. gue sendiri? gado-gado, rendang, en omelet (tanpa jakay hehe) cukup digdaya!

gado-gado darurat

gado-gado dengan bahan chineesemarkt yang pedesnya aneh, tapi akhiirnya disyukuri juga, taken at den haag

mashed potato with chicken fillet, hasil eksperimen sama tomasz, taken at prague

omelet eksperimen + rendang bekel dari syife + teri kacang buatan tante, taken at budapest

tentang transportasi: railpass vs tiket ketengan

call me tight, but i really calculate and compare between those two modalities hehe. eropa itu besar tapi negaranya rata-rata cuma seukuran jawa tengah sampe sumatra selatan jadi bepergian dengan kereta selalu lebih superior (menurut gue yaa) daripada pesawat. dan bicara tiket kereta, gaakan pernah lepas dari perdebatan antara tiket terusan (railpass) vs ketengan.

dan pemenangnya adalah tiket ketengan! railpass mahal banget dan, subjectively,  cuma berguna kalo kalian bepergian dalam satu negara bukan antar negara. railpass baru terasa sedikit meringankan ketika dipakai di negara eropa barat. eropa tengah dan timur? rugii deh. terlebih lagi kalo kalian memperhatikan penawaran yang murah dari europaspeziale deutsche bahn dan sporotiket czeske drahy. tiket antar kota di eropa tengah cuma 30 euro dan eropa timur cuma 10 euro rata-rata. bargain? pastinya!

err, gue lupa moto tiket kereta bratislava-budapest yang cuma 8 Euro itu, sebagai gantinya, nih aye kasi liat tiket UEFA CL barcelona-ac milan, taken at barcelona

tentang diskon: celah-celahnya

kata mbak trinity, masa-masa travelling tidak terhingga itu adalah bukan saat kita udah kerja dan punya duit berlimpah, tapi justru pada saat masih mahasiswa. bukan karena waktunya aja yang berlimpah (err.. medical student? cuek!) tapi juga karena diskon-diskon yang ditawarkan untuk mahasiswa, kalo travelling ke luar negeri. bawa selalu ktm kalian dan offer-offer menarik akan selalu mudah untuk ditemui, kalo perlu muka tebel aja sok pilon nanya: do i get a discount if i show you my student id? hehe

disini celahnya. untuk temen2 yang bentar lagi lulus, sempetin bikin isic di payment.ui.ac.id karena masa berlakunya satu setengah tahun setelah dibuat. this will make you “internationally” and “legally” still a student. hence the discount huehehehe

***

mungkin itu dulu 3 hal yang gue tandai begitu bermanfaat dalam trip gue kemarin. improvisasi dikit lah untuk membuat perjalanan kalian bermakna=)

setelah kemarin nulis tentang intisari kota groningen, begini nih kira-kira gambaran kota groningen, gue bagi menjadi 3 bagian: groningen siang hari, malam hari, dan hornsemeer – satu-satunya danau di groningen, yang ada windmolennya..

kanal utama di dekat stasiun central
hoofdgracht nabij centraal station

kijk in 't jatbrug

plein door centraal station

groningen centraal station

martini toren

typisch straat in groningen

vismarkt met korenbeursgebouw als achtergrond

noorderzoon festival

martini toren aan grote markt

wind molen aan hornse meer

geparkeerd fietsen

een "galau" javaanse

***

silaken kunjungi album foto facebook saya di groningen thru lens dan groningenku groningenmu untuk foto-foto lebih lanjut.

matur nuwun:)