tentang berdoa

Agustus 17, 2016

ada yang bilang Tuhan serupa kekasih yang menanti kita, pasangan kurang ajar yang kebanyakan lupa padaNya.misuh-misuh sebal. tapi yang lucunya, tertatih kita datang, berlari Dia menyambut. merayu kita picisan, menyender Dia menggelayut.

saya percaya bahwa berdoa tidak mesti dengan bahasa tertentu dan penggunaan bahasa tertentu tidak akan menentukan suatu doa lebih mungkin dikabulkan atau tidak. saya tidak pernah suka doa yang mengancam, yang di dalamnya menguntai kata-kata siksa atau pembalasan karena doa adalah salah satu cara kamu berbicara empat mata dengan Tuhan. dan sepantasnya kamu sedang berduaan dengan yang maha terkasih, sudikah berbicara denganNya dengan cela kata, cela nada, dan cela suara?

rima akhir pada doa menteri agama pada hari ulang tahun proklamasi kemerdekaan di istana negara, 17 agustus 2016 pagi lalu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s