sajak luka

Februari 14, 2011

setiap luka mempunyai takdirnya masing-masing

luka lecet terjadi karena pergesekan linear
kulit bertumbukan dengan permukaan sebidang, yang tak selalu halus rupanya, selalu terasa perih dan berair, selalu paling cepat penyembuhannya

luka memar terjadi karena benturan tumpul
kulit berhadapan dengan momentum besar, yang tak selalu ringan beratnya, selalu menyisakan lebam aneka warna, sebelum hilang sempurna tanpa bekas

luka sayat terjadi karena tumbukan tajam
kulit berhadapan dengan mata sebelum terbelah menjadi bagian yang sama, selalu harus dijahit cepat, atau menyisakan parut yang tak enak dilihat mata

luka dekubitus terjadi karena tekanan lama,
kulit berhadapan tekanan yang tak harus besar namun berkepanjangan, tak sempat melihat harapan sebelum mati menggaung, luka yang selalu sulit untuk ditutup

luka sistemik terjadi bukan karena salah dunia luar
kulit berhadapan dengan katastrope internal universal, entah kegagalan sirkulasi, metabolik, atau karena makhluk kecil lain yang hidup di dalam kepalamu.
luka yang takkan pernah bisa sembuh.
tidak pernah.
tidak.

(januari 2011)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s