my unlikely soundtrack (of past)

Oktober 6, 2010

tidak sengaja membaca sebuah blog teman saya, akhirnya saya memberanikan diri untuk (menggiatkan) menulis di blog lagi. haff. memang ternyata tahun kelima koass begitu melelahkannya hingga waktu untuk menulis hal-hal kecil ini seperti terlupa begitu saja. karena itu, mari kita restart dengan hal sederhana. musik.

gw adalah seorang penikmat musik anti-mainstream. beberapa orang stigmatik menyebut musik yang gw dengar dengan istilah indie, tapi gw lebih suka menyebutnya anti-mainstream karena tokh tidak semua diantara mereka (band- band itu) berlabel independent.

kalo dipikir-pikir, preferensi musik gw udh berubah banyak. dari rock n roll slank, sempet ikut-ikutan sok garang jamrud, sok asik ala linkin park, menye2an bersama dewa19 (omaigad was i listening to this band too?? golly!),  hingga akhirnya preferensi gw mengalami fiksasi ke musik2 dari pulau britania dari tahun 2003 hingga kini, dimana lagu-lagunya berdasar britpop dan folk, baik  riang maupun galau. tenaganya ada di lirik yang lugas dan gonjrengan gitar rhythm yang jernih. bagi gue, radiohead, oasis, dan blur adalah setengah nabi. tapi mereka-mereka di bawah inilah yang akhirnya remarkable dalam menemani kiblat permusikan gue.

coldplay (1998-2005)

siapa yang ga suka coldplay?  tadinya gw kira mereka hanya akan menjadi band pemanis karena di zaman single yellow keluar, scene musik dunia lagi di hingar bingar hip metal. waktu itu gw ndengerinnya ga sengaja dan metode untuk mendapatkan lagu-lagunya terbatas pada cd mp3 bajakan yang isinya satu artis doang.

gw terpukau. band ini memainkan lagunya dengan sederhana,lugas, dan cenderung polos.belum lagi begitu album kedua yang nuansanya lebih dark keluar a rush of blood to the head. tone gitar yang enteng dan beat drum yang ga macem-macem emang bikin tenang hati. sayang setelah album inilah coldplay mulai aneh-aneh, mulai banyak distorsi-distorsi yang rada-rada maksa gw bilang, dan tahun 2005, ketika album x n y keluar, menjadi tahun terakhir dimana gw menyukai semua track dalam album coldplay.

buat yang udah pernah denger lagu-lagu coldplay, mungkin udah pernah denger track wajib kayak yellow, shiver, trouble, in my place, scientist, dkk. kalo gitu, coba dengerin lagu non singlenya seperti brother and sister, sparks, we never change, green eyes, dan lagu soundtrack sepanjang masa coldplay menurut gw, warning sign.

pure saturday (1996-2008)

pure saturday adalah legenda musik independent, indie darlingnya indonesia, musisi setengah dewa yang gw rasa cuma slank sama iwan fals yang mampu melampauinya di era modern (bagi saya begini, mungkin lu berpendapat om  dhani ahmad? ya terserah juga *lol*). sejujurnya band ini lebih cocok jadi bandnya om-om gw karena awal eksisnya taun 96an bahkan gw belum naik kelas 2 sd. gw jatuh cinta sama band ini sekitar taun 2003 ketika denger single desire pertama kali diputer di radio. butuh 2 tahun sampe akhirnya gw bisa download lagunya dan jadi listtopper playlist gw.

sebagai musisi profesional mereka memang sedikit payah, kurang produktif, sempat vakum lama karena manajemen yang kurang baik dan sempat kekosongan vokalis. tapi itu bukan berarti lagu-lagu mereka jadi kacangan. menunggu album mereka keluar tidak pernah mengecewakan hati. dua album pertama seperti eksperimen, satu album pertengahan menjadi mapan, album terakhir menjadikan mereka legenda. itu barangkali deskripsi gw untuk mereka.

buat yang ga pernah denger lagunya, atau mungkin bahkan belum pernah denger bandnya sama sekali (kemana aja kalian?), bisa coba dengerin desire (still my favourite), kosong, pathetic waltz, di bangku taman, nyala, buka, spoken, dan pagi

travis (1990-2007)

bukan! bukan travis yang tatoan itu, tapi band britpop!!! travis adalah kakek kandungnya coldplay (menurut gw sih, gw kan sering sotoy). band berasal dari skotlandia ini emang ga pernah merasakan major success tapi bukan berarti musik mereka ga kedengeran sampe sini. musik sederhana dan manis. gue denger pertama kali gara-gara iPod sepupu gwketinggalan dan ternyata lagi travis di playlistnya.  dengerin lagu turn, closer, re-offender, sama flowers in the window. kalo mau lebih puas, dengerin album the man who to experience the full dynamics of this band.

copeland (2001-2009)

cukup satu lagu untuk membuat gue jatuh cinta dengan band ini. coffee. buat gue band ini pengecualiann karena gayanya lebih dominan indie alternative rock dan cenderung emo! tapi entah kenapa selalu menyenangkan mendengar musik mereka. coba didengarkan sendiri aja brightest, on the safest ledge, control freak. atau dengerin album beneath medicine tree buat yang belum pernah denger musik mereka sama sekali. mulai mendengarkan medio 2006 hingga kini. sayang ternyata mereka bubar hiks

whisperdesire (2004-2009)

whisper satu-satunya band masa muda yang gue ikutin dari pertama berdiri sampe akhirnya vakum dan bubar. bener-bener mnjadi pewarna masa labil gue di sma (alhamdulillah ada band ini, dan gw ga ngedengerin radja, armada dkk. kasian anak muda jaman sekarang). meskipun kadang bersemangat, semua lagu whisper beraroma GALAU! haha cocok buat dengerin sambial ngebut 130 km/jam naik motor. coba dengerin diatas batas, dan kita kan bertemu disana

***

2 major + 3 indie. dikit kali ya? tapi memang merekalah superhero iPod gue. semoga bisa dinikmati juga sama kalian hehe

Iklan

One Response to “my unlikely soundtrack (of past)”

  1. laura harris Says:

    Eaaaaaakk dan gw gak tau satu pun dr semuanya. Cm coldplay doang hahahahhaa 😀 yea well, different preferences (:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s