gw (pengen) jadi kepala puskesmas
Juni 28, 2009
kemarin gw pergi ke puskesmas kecamatan cipayung, sebagai salah satu tugas dari modul ilmu kedokteran komunitas FKUI, yang sedang gw jalanin. Tugasnya sederhana, amati dan nilai program-program yang dijalankan oleh puskesmas tersebut.
Tadinyagw rasanya males banget karena gw kira bakal ngebosenin banget di puskesmas terlebih lagi puskesmasnya jauh gile bos! puskesmas kecamatan cipayung ada di jalan lubang buaya, deket museum pancasila sakti. tapi itu semua berubah ketika gw ngeliat langsung pemaparan puskesmas.
***
Puskesmas adalah tangan paling pertama yang menghubungkan rakyat dengan salah satu hak azasinya: kesehatan. Di perkotaan mungkin puskesmas dipandang sebelah mata, tapi di pedesaan puskesmas udah layaknya sentra bagi sebuah wilayah. Disitu strategi pembangunan dibicarakan dan diejawantahkan.
Sebagai info aja, biaya berobat di puskesmas adalah Rp. 2000,00 per visit, dengan biaya obat sekitar Rp. 4000 s.d. 10.000 untuk penyakit apapun. Jangan dibandinkan dengan RS Internasional yang bertebaran di Jkt yang sekali visitnya bisa mencapai Rp. 400.000,00. Tapi mungkin, bahkan biaya berobat yang seharga teh botol kotak di Alfa Mart itu ga akan mampu dibayar oleh warga miskin di daerah terpencil.
Apa yang bisa gw lakukan? Belum semua penduduk Indonesia tercover asuransi kesehatan. Sedangkan kesehatan Indonesia (gw bicara rakyat Indonesia secara keseluruhan ya, bukan penghianat2 yang lebih memilih berobat ke luarnegeri dan memaki2 sejawat2 gw yang berpraktik di dalam negeri) ternyata dipegang oleh sekumpulan orang menyedihkan bergaji 2000/visit dan senyum dari guratan pekerja kasar yang (bahkan) tak mampu membayar 2000 perak. Dan mereka mampu BERTAHAN!
Sejenak gw geram! Karena gw jadi tau betapa kesehatan menjadi sektor yang ditinggalkan dalam pembangunan. Tapi mata gw jadi terbuka, kalo ternyata memang ujung tombak kesehatan Indonesia bermata di puskesmas. Jika kita ingin memeratakan hak kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia, maka puskesmaslah tempat kita memulai.
Dokter-dokter terkenal memulai karir mereka sebagai kepala puskesmas. Dan gw tau, jika Indonesia ingin sehat, maka jalan terbaik adalah bukan menjadi spesialis (saja). Tapi tau apa itu primary care, tau bagaimana medan primary care, dan tau SIAPA yang kita obati. Karena itu, sebelum gw melangkah lebih jauh untuk berbakti di dunia kesehatan Indonesia, Gw pengen jadi kepala puskesmas! Gw akan jadi kepala puskesmas!
Semoga seluruh mahasiswa kedokteran berpikiran sama. Hidup rakyat Indonesia!
