masalahnya..
September 23, 2008
“lo knapa sih jun?” yah, pertanyaan lugu yang dilontarkan oleh nai menanggapi gw yang agak sering menghilang akhir-akhir ini.. yah, dengan santai gw mencoba menutupi keadaan dengan bilang jawaban ngelak, “gak ada apa-apa kok..” hmm, bukannya mau bohong tapi kenyataannya emang gw males cerita..
well, manusia hidup karena ada masalah, sebuah postulat yang mungkin banyak orang udah mengakuinya. Tanpa masalah, manusia bukan manusia karena manusia akan kehilangan alasan hidup.. kalo misalnya udah gak ada masalah yang harus diselesaikan di dunia ini, ya udah mati aja sono gih! hehe.. Setelah dikasih masalah pun, manusia bebas untuk menyelesaikannya atau membiarkannya, yang mana pun yang dipilih, masalah tokh akan tetap datang..namun bukan berarti kita akan membiarkan semua masalah ‘terbiarkan’ begitu saja bukan? hehe
hmm, percaya atau tidak, ternyata ada masalah yang pasti selalu ingin lo ceritain dengan orang lain, dan ada masalah yang ingin lo hadapi sendiri karena.. lo ceritain ke orang jika lo anggap solusi itu akan dapat lo temuin dari pendapat bijak orang lain, ingin sharing atau apapun bentuknya lah.. Ini dipandang juga sebagai bentuk interaksi primitif manusia, membutuhkan orang lain karena masalah bukan untuk dihadapi sendiri..
tapi ada juga yang ingin lo hadapi sendiri, dengan alasan apa pun itu, entah tidak percaya pada orang lain, entah ego yang terlalu tinggi untuk tidak membagi cerita, entah masalahnya terlalu besar hingga gak ingin
membuat orang lain khawatir kalo2 sampe diceritakan ke lainnya, atau entah dia ingin menikmati privasi saja.. well, kind of bloody coincidence gw ternyata memilih untuk ga cerita, bahkan untuk ke sobat sedekat nai, atas alasan? bukan urusan siapa-siapa tokh? just need my time..
sebuah fitrah bahwa masalah pasti selalu datang, hanya saja gw gak menyangka ternyata datang begitu cepat, bertubi-tubi, dalam setiap aspek kehidupan, hingga akhirnya gw memilih untuk retreat.. mundur? bukan kok, laki-laki gak kenal kata mundur, paling-paling cuma berhenti sejenak untuk kemudian mengejar kembali..
suatu saat setelahnya teman yang lain bertanya, “lo lagi ada masalah apa?”, “masalah yang mana?”, tanpa tahu masalah ternyata udah nambah lagi.. hadud,huaaah, just need my time, very private time to have conversation with myself..
